Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bismillah,..
Kali ini saya akan membahas sekaligus memberi tips dan
trik untuk mengatasi laptop/netbook yang mulai cepat panas atau panasnya
berlebihan dalam istilah teknisi biasa disebut overheat.
Sebelum membahas itu kita harus lebih dulu tahu kenapa laptop
jadi cepat panas, ada dua faktor dasar.
1. 1. Software
2. 2. Hardware
Yang pertama saya bahas adalah Software terlebih dahulu.
Setiap laptop/notebook/netbook tentunya memakai OS (Operating System) dalam system kerjanya. bisa memakai
Windows, Linux ataupun Mac. Pertama kita cek/diagnosa terlebih dulu OS/software yang
kita pakai, dalam hal ini kita bisa memakai software gratisan yang banyak
bertebaran di “Mbah Google”, beberapa contohnya bisa memakai TuneUp Utilities,
Baidu PC Faster, Advance System Care, dll. Saya sendiri mempercayakan ke
Advance System Care Pro.
Jika setelah didiagnosa dan dijalankan segala kemungkinan
error/crash system entah Karena OS kita ataupun software yang lain belum
berhasil, dan sobat sudah yakin jika system aman terkendali. Berarti tidak ada
masalah di software.
Yang kedua. Tentunya jika software aman terkendali kita
dapat berasumsi bahwa error ataupun kerusakan terjadi dibagian hardware.
Sebenarnya kita bisa langsung tau dibagian manakah error terjadi, overheat terjadi Karena panas yang
berlebih tentunya, kita bisa cek dengan meraba atau menyentuh bagian bawah
laptop, apakah yang terasa panas dibagian Hardisk, ataukah dibagian
Proci/Processor.
Kita bahas satu persatu dulu ya sob,
jika yang terasa
panas dibagian hardisk berarti ada trouble dibagian hardisk ( ya jelas dong 😃).
Ini bisa terjadi Karena beberapa sebab, bisa Karena konektor antara mesin (
Motherboard dll) yang longgar ataupun hardisk yang sudah tidak sehat ( bisa dicek
dengan software “Hardisk Sentinel”). Silahkan dicek satu persatu.
Selanjutnya jika yang terasa panas dibagian proci (Processor), biasanya
ada kendala dibagian fan/kipas ataupun perlu diganti pastanya. Sering terjadi
juga kipas sudah tidak bisa bekerja maksimal dan perlu diganti. Pastikan kipas
bersih dari segala kotoran dan debu yang menempel, umumnya laptop yang sudah
dipakai lebih dari 2 tahun, kipas akan sangat kotor, silahkan lepas kipas/fan
dari konektornya, bersihkan dengan kuas ataupun sikat yang lembut, ada beberapa
orang yang membersihkan dengan cara dicuci ( silahkan kalau mau dicoba, resiko
ditanggung penumpang 😃). Pastikan juga pasta yang menempel di proci
dan pendingin dalam keadaan baik/bagus, tetapi jika sobat ragu2, silahkan tanyakan ke yang lebih ahli, bersihkan yg lama menggunakan tisue ataupun kain yang
lembut. Diganti secukupnya saja.
Jika dirasa semua sudah bersih dan aman, mumpung keadaan
laptop baru terbongkar sekalian saja sobat bersihkan semua bagian mesin
menggunakan kuas ataupun kompresor ( tekanan udara sedang saja, jika terlalu
kuat bisa merusak Motherboard ataupun Komponen2). Pastikan juga semua konektor terpasang dengan
sempurna. Setelah semua beres, silahkan pasang kembali dan coba jalankan.
Apakah ada perubahan atau tidak. Selamat Mencoba,..
NB : pastikan semua baut yang sudah dilepas dipasang
semuanya, seringnya penyakit teknisi itu bukan kekurangan baut, tetapi ada yang
ketinggal,. -_-“.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.






